Temanggung (5/8) Mahasiswa dari Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Diponegoro, yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Muneng, Kabupaten Temanggung, menggelar pelatihan khusus untuk pemuda-pemudi desa. Kegiatan pelatihan ini berfokus pada peningkatan keterampilan menjadi Master of Ceremony (MC) yang baik, sebuah profesi yang semakin diminati di berbagai acara resmi maupun informal.

 

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh sekitar 10 pemuda-pemudi Desa Muneng. Para peserta mendapatkan materi tentang teknik berbicara di depan umum, penguasaan bahasa dan diksi, serta strategi untuk membangun kepercayaan diri saat memandu acara. Para mahasiswa juga berbagi tips tentang bagaimana menjadi MC yang profesional, termasuk cara mengatasi rasa gugup, menjaga alur acara, dan berinteraksi dengan audiens.

 

Koordinator kegiatan, Armand Diego Irawan, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali generasi muda Desa Muneng dengan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan peluang mereka di dunia kerja atau dalam kegiatan masyarakat. “Kami berharap pelatihan ini dapat membuka wawasan para peserta tentang pentingnya komunikasi yang baik dan profesional, serta bagaimana menjadi seorang MC yang mampu membawa suasana acara dengan baik,” ujar Armand Diego Irawan.

 

Salah satu peserta pelatihan, Marniyati, merasa sangat terbantu dengan ilmu yang diberikan. “Pelatihan ini memberikan banyak sekali pengetahuan baru. Saya sekarang lebih percaya diri untuk memandu acara di desa, baik itu acara resmi atau pun kegiatan lain seperti pernikahan atau perayaan hari besar,” ungkapnya.

 

Di akhir pelatihan, para peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung keterampilan yang telah mereka pelajari dengan menjadi MC pada acara simulasi yang diadakan oleh para mahasiswa. Acara simulasi ini juga dihadiri oleh perangkat desa dan warga setempat, yang turut memberikan dukungan dan masukan kepada para peserta.

 

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari pihak desa. Kepala Desa Muneng, Bapak Supadi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN yang telah berinisiatif memberikan pelatihan ini. “Kami sangat bangga dengan semangat belajar pemuda-pemudi kami. Dengan keterampilan yang mereka dapatkan, kami yakin mereka bisa berkontribusi lebih banyak dalam kegiatan di desa,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pemuda-pemudi Desa Muneng tidak hanya memiliki keterampilan tambahan yang berguna di masa depan, tetapi juga semakin percaya diri untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan di masyarakat.