Menjelajahi “Politik Tubuh dan Tubuh Politik dalam Sastra Indonesia” dalam Program Profesor Tamu Undip

Sasindo — Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Humaniora, Universitas Diponegoro, menyelenggarakan kuliah Profesor Tamu bertajuk “Politik Tubuh dan Tubuh Politik dalam Sastra Indonesia” pada Kamis, 4 September 2025. Acara ini didukung oleh Program Universitas Kelas Dunia (WCU) Undip dan berlangsung selama dua jam, termasuk sesi tanya jawab interaktif selama 30 menit.

Sesi ini dibuka oleh Laura Andri R.M, M.A. sebagai perwakilan Program Sastra Indonesia. Diskusi dipandu oleh Marta Widyawati, M.Hum., sementara pembicara utama adalah Sony Karsono, Ph.D. dari Hankuk University.

Dalam presentasinya, Sony Karsono, Ph.D., menyoroti bagaimana tubuh, baik dalam diskursus sastra maupun realitas sosial, bukan hanya entitas biologis tetapi juga arena politik di mana kekuasaan, norma, perlawanan, dan identitas saling beririsan. Ia menjelaskan bagaimana sastra Indonesia digambarkan berdasarkan pengalamannya sebagai peneliti dan penulis sastra.

Acara ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, praktisi sastra, dan pengamat budaya. Sesi tanya jawab melibatkan peserta dalam diskusi tentang implikasi politik tubuh dalam produksi sastra kontemporer, hubungannya dengan identitas gender, dan peran institusi akademik dalam mendorong perspektif kritis terhadap representasi tubuh.

Program Profesor Tamu ini mencerminkan komitmen Program Sastra Indonesia di Universitas Diponegoro untuk mendorong diskursus akademik yang kritis dan kontekstual. Dengan dukungan Program WCU, departemen berharap dapat terus menyelenggarakan acara semacam ini untuk memperkaya pemahaman tentang sastra sebagai praktik budaya yang erat terkait dengan realitas sosial, politik, dan tubuh.

Dr. Sukarjo Waluyo, S.S., M.Hum., selaku Ketua Prodi Sastra Indonesia FIB Undip, mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Visiting Profesor ini. Beliau berharap ini akan menjadi pemantik bagi dosen-dosen Sasindo lainnya dan menambah wawasan baru bagi mahasiswa-mahasiswi Sasindo untuk berpikir kritis.