Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, menjadi lokasi pelaksanaan program pendataan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro TIM 1 Sub Tim 94 periode 6 Januari s.d 10 Febuari 2026 yang berfokus pada pembaruan data kependudukan, pemetaan potensi desa, serta penyusunan rekomendasi pembangunan berbasis kondisi lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperbarui basis data desa agar lebih akurat dan relevan dengan kebutuhan pembangunan selanjutnya.
Berdasarkan hasil pendataan, jumlah penduduk Desa Kragilan tercatat sebanyak 1.925 jiwa, yang terdiri atas 968 laki-laki dan 957 perempuan. Data kependudukan tersebut juga dipetakan berdasarkan kategori usia, yakni 76 balita, 131 anak-anak, 850 usia dewasa, dan 633 lansia. Pendataan ini memberikan gambaran demografis terkini yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan program desa di berbagai sektor.
Selain jumlah penduduk, KKN Undip TIM 1 Sub Tim 94 juga melakukan pendataan jenis pekerjaan warga. Dari hasil pengolahan data, sebagian besar penduduk bekerja sebagai buruh harian lepas, diikuti oleh kelompok pelajar atau mahasiswa, wiraswasta, serta warga yang bergerak di sektor pertanian, perdagangan, dan jasa. Struktur mata pencaharian ini menunjukkan keragaman kondisi sosial-ekonomi masyarakat Desa Kragilan.
Pendataan potensi desa turut difokuskan pada sektor budaya dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah UMKM yang teridentifikasi antara lain budidaya jamur tiram, produksi kerupuk rambak, keripik tempe, telur asin, keripik peyek, budidaya ikan lele dan cupang, produksi batako, hingga usaha jamu tradisional. Potensi tersebut tersebar di beberapa dusun seperti Dusun Soka, Kragilan, Teluk, dan Balong Kulon, yang menunjukkan peluang pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi warga.
Salah satu peserta KKN, Damar Hisam dari jurusan Sastra Indonesia, mencatat bahwa Desa Kragilan memiliki potensi budaya yang kaya raya. Pasalnya, Desa Kragilan telah dianugerahi gelar Desa Pemerhati Budaya dari Kabupaten Klaten. Hal ini ditunjang dari beberapa aspek kesenian yang masih aktif hingga saat ini dan rutin melakukan pagelaran atau mengikuti perlombaan, yaitu Sanggar Srikandi Laras (Karawitan), Sanggar Among Roso (Karawitan), dan Sanggar Cakra Budaya (Kethoprak).
Di bidang infrastruktur, KKN Undip TIM 1 Sub Tim 94 mencatat keberadaan fasilitas pendidikan dan kesehatan di Desa Kragilan. Tercatat terdapat 1 TK, 1 SD, 1 SMP, dan 1 SMK, serta 5 Posyandu, 1 kantor bidan, dan fasilitas praktik kebidanan. Pendataan fasilitas publik dan pemerintahan juga meliputi 15 balai, 2 PAMSIMAS, gedung bersama, koperasi desa, masjid, dan sanggar pertemuan sebagai penunjang aktivitas sosial masyarakat.
Pendataan juga mencakup lampu penerangan jalan, baik yang bersumber dari PJU pemerintah sebanyak 36 titik maupun lampu swadaya warga sebanyak 165 titik. Data ini digunakan untuk memetakan sebaran penerangan jalan sekaligus mengidentifikasi wilayah yang masih membutuhkan peningkatan fasilitas penerangan.
Selain itu, KKN Undip TIM 1 Sub Tim 94 menyusun pemetaan titik rekomendasi pembangunan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebagai bahan pertimbangan pemerintah desa dalam perencanaan pengelolaan sampah ke depan. Rekomendasi ini disusun berdasarkan observasi lapangan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan kebutuhan warga.
Seluruh pendataan dilakukan melalui observasi kartu keluarga (KK) serta observasi langsung di lapangan. Sebagai bentuk pemanfaatan hasil kegiatan, output pendataan dipamerkan di laman resmi desa dan kantor Desa Kragilan, sehingga dapat diakses oleh masyarakat. Sementara itu, data mentah hasil pengolahan diserahkan dalam bentuk file kepada pemerintah desa untuk dijadikan arsip dan pegangan dalam pembaruan data kependudukan. Pendataan ini telah diserahkan kepada Kepala Desa Kragilan pada tanggal 2 Febuari 2026 silam.
Melalui kegiatan ini, KKN Undip TIM 1 Sub Tim 94 berharap hasil pendataan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Desa Kragilan.
Damar Hisyam Dwi Pasha