Semarang — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro menggelar kegiatan Ngaji Budaya bekerja sama dengan Grup Kethoprak Sri Mulyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran akademisi, khususnya dosen Sastra Indonesia FIB UNDIP, dalam mendekatkan nilai-nilai seni dan budaya kepada masyarakat.
Mengusung tema “Ngaji Budaya: Seni dan Budaya untuk Mencintai Sesama”, acara ini akan dilaksanakan pada:
- Hari/Tanggal: Sabtu, 29 November 2025
- Waktu: Pukul 19.00–22.00 WIB
- Tempat: Sanggar Kethoprak, Jurang Blimbing
Kegiatan ini akan menghadirkan dua dosen Sastra Indonesia FIB UNDIP sebagai narasumber utama, yakni K.H. Nur Fauzan A., M.A. dan Dr. Sukarjo Waluyo, M.Hum. Keduanya akan membagikan perspektif akademik dan kultural mengenai peran seni dan budaya sebagai sarana membangun nilai kemanusiaan, toleransi, dan rasa saling mencintai dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, acara ini juga akan diperkaya oleh kehadiran Mbah Gimin, seniman kethoprak, yang akan memberikan pandangan dari sudut praktik seni tradisi dan pengalaman langsung dalam merawat kebudayaan di tengah masyarakat.
Ngaji Budaya dirancang sebagai ruang dialog yang hangat antara akademisi, seniman, dan masyarakat. Melalui diskusi dan refleksi bersama, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan kampus dengan komunitas seni, sekaligus menegaskan peran Sastra Indonesia FIB UNDIP dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal.
Tim Pengabdian Dosen FIB UNDIP mengundang masyarakat umum, pegiat seni, serta sivitas akademika untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan seni dan budaya sebagai fondasi nilai kemanusiaan.
Dr. Sukarjo Waluyo, S.S., M.Hum., selaku Ketua Prodi Sastra Indonesia FIB Undip, mendukung penuh kegiatan ini. Beliau berharap ini akan menjadi inspirasi bagi civitas akademika Sasindo FIB Undip dan mahasiswa-mahasiswi lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan di Prodi Sastra Indonesia lainnya.